Statistik
Content View Hits : 2482242

Berita Terkini

Kominfo Palembang Kunjungi Dishubkominfo Jateng

Empat pejabat di Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang berkunjung ke Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah.

Para pejabat itu dipimpin Kepala Dinas Kominfo Palembang Decki Lenggardi, SE, M.Si, didampingi Kepala Bidang Informasi Publik Drs Hepran Mendayun, MM, Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Bidang Kesra-Ekonomi Drs Ashari, M.Si, dan Kepala Seksi Penyerapan Opini Publik, M.Ghazali, SH.

Read more...

 

Harnojoyo: IT II dan SU I Layak Dimekarkan

Pemerintah Kota Palembang berencana memekarkan Kecamatan Seberang Ulu I dan Kecamatan Ilir Timur II.

“Instansi terkait, dalam hal ini Bagian Tata Pemerintahan sedang mengkaji dua kecamatan tersebut, untuk dapat dipecah menjadi kecamatan baru,” kata Wakil Wali Kota Palembang, Harnojoyo, Selasa (26/8/14).

Read more...

 

Harnojoyo: Saya Akan Temui Warga

Wakil Wali Kota Palembang Harnojoyo akan turun langsung menyosialisasikan ke masyarakat yang terkena dampak pembebasan lahan pembangunan jembatan Musi IV.

“Nanti saya akan langsung turun ke lapangan, untuk bersosialisasi agar warga dapat mengerti dan membebaskan lahan mereka,” ujar Harnojoyo, di ruang kerjanya, Selasa (26/8/14).

Read more...

 

Agropolitan Gandus Jalan Terus

Sempat terganjal dana, Pemerintah Kota Palembang kembali melanjutkan pengembangan kawasan agropolitan di Pulokerto, Kecamatan Gandus.

Wakil Wali Kota Palembang, Harnojoyo, mengatakan, kawasan agropolitan tetap jalan. Menurut dia, kawasan ini juga bisa dijadikan tempat pembelajaran bagi siswa karena dinilai bermanfaat untuk pengembangan sektor pertanian, perikanan dan peternakan.

“Tentu kawasan ini bisa menjadi agro wisata juga. Luasnya ada 10 hektare,” ujarnya, saat saat meninjau kawasan agropolitan Pulekerto, Selasa (26/8/14).

Adapun dana pengembangan agropolitan Pulokerto bersumber dari Dana Alokasi Khusus.

Harnojoyo mengatakan Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (DP2K) Kota Palembang dapat kucuran dana Rp 19 miliar. Tapi dana itu untuk semua program di DP2K, termasuk untuk pengembangan agropolitan.

“Saat ini memang ada kendala infrastruktur yang menuju ke sini. Jalan masih belum mulus dan ini harus jadi perhatian kita juga,” ujar Harnojoyo.

Ia berharap pengembangan agropolitan akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Harnojoyo juga meninjau taman kupu-kupu di Gandus.

Kepala DP2K Kota Palembang, Harrey Hadi, mengatakan kawasan agropolitan Gandus pernah terendam banjir siklus lima tahunan. Ini menyulitkan pihaknya melakukan perawatan dan pengembangan.

“Tapi sudah kita perbaiki. Sekarang program agropolitan bisa dilanjutkan,” ujar Hadi.

Menurut Harrey, pihaknya mendorong agropolitan Gandus menjadi kawasan strategis dan menjadi integrated farm, di mana pertanian, perikanan dan peternakan bisa terintegrasi.

“Kita lihat tadi banyak kolam-kolam. Tentu kita akan kembangkan lagi. Kita pilah calon induk ikan seperti patin, gurame dan lele. Untuk awal, calon iiduk ikan yang bersertifikat kita beli. Kita kembangkan dan nantinya bisa dijadikan tempat pembibitan unggul ikan dan bisa dimanfaatkan masyarakat,” Hadi menerangkan.

Di tempat tersebut juga ada water treatment sehingga dapat digunakan dengan sebaik-baiknya.

Kawasan agropolitan juga, jelas Harrey, harus terintegrasi dengan tanaman hortikultura atau buah-buahan. Dengan harapan bisa menjadi kawasan percontohan.

“Kita mendapatkan bantuan dana DAK dan ini sangat bermanfaat. Sekarang kita susun programnya untuk tahun 2015. Dengan harapan tempat itu bisa menjadi percontohan dan bila ada orang mau belajar tentang perikanan, pertanian dan perternakan orang bisa belajar di sana,” kata Hadi pula. (*)

Penulis: Wahyu Hidayat

Editor: Hidayatullah Adronafis

 
Pencarian
Link












Pesan Singkat